Jawa Barat Tolak Itoleransi !

By HubinMas 12 Des 2018, 13:36:40 WIB Hukum
Jawa Barat Tolak Itoleransi !

Gambar : Sambutan tertulis Kakanwil Hukum dan Ham Jabar, Ibnu Chuldun (docNedKar)


NedKar.Kali ini, agak sedikit berbeda pada saat upacara Senin, 10 Desember 2018, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, yang diwakili Kabid Kantor Imigrasi Klas II Karawang, bertindak sebagai pembina upacara memperingati hari Hak Asasi Manusia Se-dunia ke 70 yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Desember tiap tahunnya.

Dalam sambutan tertulisnya, Kakanwil Hukum dan Ham Jabar, Ibnu Chuldun menyatakan “Hak Asasi Manusia akan dapat tercapai pelaksanaanya apabila setiap manusia memiliki rasa toleransi serta menyadari perbedaan yang ada. Kita mengetahui bahwa saat ini kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang diuji, khususnya mengenai toleransi antar umat beragama”.

Menurut sejumlah Lembaga Survei, Jawa Barat merupakan Provinsi dengan tingkat intoleransi tertinggi di indonesia. Keadaan ini sungguh memprihatinkan, dan ini dapat menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia. Pelaksanaan hak asasi manusia yang tidak toleran terhadap hak asasi manusia cenderung akan menimbulkan gesekan antar hak, yang akhirnya akan mengurangi hak asasi manusia lainnya. Kita perlu memahami bahwa disamping hak asasi, kita juga mempunyai kewajiban dasar asasi manusia, yaitu suatu kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan maka tidak akan terpenuhi hak asasi manusia.

Dalam sambutan teksnya,  Ibnu Chuldun, nengungkapkan, bahwa Para Siswa dan siswi punya hak asasi yaitu memperoleh pendidikan, mendapatkan ilmu dari Bapak/Ibu Guru, akan tetapi disisi lain Para Siswa dan Siswi juga mempunyai kewajiban yaitu melaksanakan tata tertib kelas dan tata tertib sekolah, serta menghormati dan menghargai Bapak/Ibu Guru. Oleh karena itu, dalam peringatan hari HAM sedunia ke 70 yang jatuh pada hari ini, kami mengambil tema “Jawa Barat Tolak Intoleransi”. Intoleransi tidak hanya merugikan kita sebagai individu, tetapi juga dapat menyebabkan disintegrasi atau perpecahan suatu bangsa. Atas dasar hal tersebutlah, maka Kami dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat mempunyai tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan memulihkan kembali nama baik Jawa Barat menjadi Provinsi yang paling Toleran.

Mulai pagi hari ini, diharapkan menjadi awal yang baru bagi pelaksanaan hak asasi manusia di Indonesia, khususnya Jawa Barat, yang dipelopori oleh para generasi mudanya, yaitu para siswa siswi SMA/SMK/MA se Jawa Barat. (w@n)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment